our memories
terkadang diri ini terasa sepi, tetapi terkadang diri ini serasa ingin sendiri. saya rindu akan hangatnya persahabatan. dulu sebelum ia pergi, saya selalu merasakan hangatnya persahabatan. senyuman selalu menghiasi diri ini. rasa senang dan nyaman selalu ada disekeliling diri ini.

saya benar-benar kehilangan rasa itu. sedikit demi sedikit saya berusaha membuka diri untuk mendapatkan sahabat mengganimu. tetapi setiap orang yang saya rasa mampu menjadi sahabat saya dan menggantikanmu, dia yang saya inginkan serasa malah pergi menjauh.

semakin hari pun saya semakin tidak kuat melihat foto-foto kenangan kita dulu yang selalu memancaran keceriaan. saya takut untuk kembali meneteskan air mata. saya tidak siap. saya tidak ingin melihat kamu kecewa melihat saya seperti ini.


our memories
hati saya mulai rapuh. saya mulai merasakan perasaan-perasaan aneh yang sehausnya tidak saya rasakan. saya juga merasa sendiri saat ini. saya merasa tidak memiliki teman ataupun siapapun mereka yang dapat menenangkan saya. semua terasa jauh. semua terasa pergi meninggalkan saya seorang diri. saya berusaha untuk positif thinking dan tidak untuk berperasangka buruk. tetapi semua itu sulit untuk saya hindari.

memang saya pernah berkata bahwa mereka yang mendekati saya hanya mengharapkan sesuaut demi keuntungan dan kebutuhan mereka, silahkan pergi jauh-jauh dari saya. dan sekarang saya merasakan itu, saya merasakan mereka tidak lagi hadir, idak lagi ada. apa itu artinya mereka semua memang sebenarnya seperti itu?

saya selalu berusaha untuk berbuat baik dan membantu sebisa saya membantu. setiap mereka berbuat salah terhadap saya, saya selalu berusaha untuk memaafkannya dan tidak mempermasalhkan itu. tetapi kenapa sekali saja saya melakukan kesalahan kecil mereka berucap seakan-akan saya melakukan kesalahan yang sangat fatal. saya harus bersikap seperti apa untuk menghadapi mereka yang seperti itu?

sekarang ini saya hanya bisa bersabar dan bersabar berharap mereka semua tahu apa yang ada dalam hati saya ini.